Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani

  • Halaman: 1
  • Bekal Yang Cukup Menuju Allah - Terjemah Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq 'Azza wa Jalla – Syeikh Abdul Qadir Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf|Terlaris

    Mendirikan ibadah adalah kewajiban bagi setiap muslim/muslimah, sebab ibadah tidak hanya bermakna sebagai pengabdian makhluk pada Sang Khalik, tetapi sekaligus mampu menumbuhkan kecerdasan spiritual dan emosional bagi pelakunya. Itulah sebabnya para ahli ibadah selalu hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan.

    Namun sekarang ini, sungguh sangat langka muslim/muslimah yang mampu mereguk manfaat dari ibadah-ibadahnya sendiri. Shalat, puasa, zakat, haji, wudhu, thaharah, dll., seperti tak berarti apa-apa lagi bagi kehidupannya. Mengapa itu bisa terjadi?

    Untuk mengatasi kegagalan meraih manfaat-manfaat ibadah tersebut,  bacalah kitab monumental karya tokoh sufi paling disegani bergelar Sultonul Auliya, Syekh Abdul Qodir al-Jailani, pendiri Tarekat al-Qodiriyah. Dengan gaya tutur yang sejuk dan kaya hikmah, beliau menyingkapkan pada kita segala rahasia maha dahsyat di balik segenap amal ibadah kita.


    Siapa pun Anda, dengan membaca buku ini , insya Allah akan memperoleh panduan praktis bagaimana cara beribadah yang khusyuk, agar Anda bisa segera merasakan sejuknya telaga cinta dan air mata sang kekasih Allah.

    Harga:Rp. 89.000,-»85.000,-
  • Kitab Nasihat dan Wirid, Syekh Abdul Qadir Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf|Wirid & Dzikir|Beranda

    Sultan Auliya, demikian orang-orang menyebutnya. Beliau adalah seorang ulama besar, kekasih Allah, pemimpin para sufi, dan memiliki banyak karamah. Beliau tidak lain adalah Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Banyak orang berguru kepadanya, menimba ilmu darinya, serta gandrung dengan nasihat-nasihatnya.

     

    Beliau adalah guru yang telah mewariskan banyak ilmu, di antaranya adalah nasihat dan wirid yang terkumpul di dalam buku ini. Sekalipun tidak sezaman dengannya, Anda masih bisa menimba ilmu dari beliau.

     

    Buku ini merangkum nasihat dan wirid yang diajarkan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Tentunya, ini bukan sembarang nasihat dan wirid, melainkan datang dari sosok yang telah diakui kealiman, kewalian, dan karamahnya oleh seluruh penduduk dunia.

     

    Berbagai wirid dan nasihat penting dapat Anda temukan di dalam buku ini; dari urusan dunia hingga akhirat, pun rezeki hingga ibadah. Semuanya terangkum lengkap dalam buku ini. Buku in layak bagi semua orang yang menginginkan pencerahan, terutama mereka yang mengagumi sosok Syekh Abdul Qadir al-Jailani.

    Harga:Rp. 90.000,-»85.000,-
  • Lautan Hikmah Kekasih Allah, Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Setiap hari Ahad, Selasa dan Jumat, Syekh Abdul Qodir al-Jailani selalu membuka ceramah, diskusi, fatwa, i’tibar atau suluk bersama para jamaahnya hanya dengan niat untuk mengasah kesucian hati, ketajaman dzikir, keikhlasan, ketakziman dan kecintaan pada Wajah Kekasih Mahasuci, Allah Swt. Itulah yang terkumpul dalam 62 pedoman hidup untuk menjadi kekasih Allah ini, yang bersumber pada Makrifatullah dan Syari’atullah.

     

    Melalui warisan spiritualnya ini, Syekh Abdul Qodir al-Jailani pendiri Tarekat Sufi pertama yang kemudian populer dengan nama Tarekat Qadiriyyah ini memberikan pedoman-pedoman utama bagaimana cara menjadi kekasih sejati Allah atas dasar Makrifatullah, yakni kesadaran ruhaniah bahwa Allah adalah sumber segalanya (Dia Maha Pencipta, Pemberi Rezeki, Mahaqadim, Mahakekal dan Maha Segalanya) dan Syari’atullah, yakni jalan Syari’at yang harus ditempuh guna mencapai kemurnian Makrifatullah, sebab hanya dengan cara menempuh jalan Syariat dengan sebenar-benarnya, seseorang akan senantiasa bisa berpegang pada-Nya dan tidak sekali-kali menyimpang dari-Nya.

     

    Insya Allah, buku yang sarat dengan petuah-petuah, pedoman-pedoman dan hikmah-hikmah sufistik ini akan mampu mengantarkan siapa pun menuju rahasia teragung Makrifatullah: menyingkap rahasia Ilahi dan luruh dalam kecintaan-Nya. Jika hati telah makrifat pada Allah, mencintai-Nya dan dekat pada-Nya, maka hati ini tidak akan pernah terikat oleh apa pun kecuali perintah syariat. Seseorang yang mencintai Allah dan benar dalam mencintai-Nya, maka dia akan menyerahkan diri, harta dan segala miliknya hanya kepada Allah. Itulah tujuan hakiki hidup para muslimin/muslimat, untuk menjadi Kekasih Allah ‘Azza wa Jalla.

    Harga:Rp. 68.000,-»65.000,-
  • Menangkis Bisikan Jahat – Syaikh Abdul Qodir Al Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani

    Syaikh Abdul Qadir al-Jailani, dalam buku ini, mengemukakan bisikan-bisikan (khawâthir) yang mungkin muncul di dalam hati manusia, di antaranya: Bisikan dari diri rendah (nafs), bisikan hawa nafsu (hawâ), bisikan setan, bisikan malaikat, dan bisikan Tuhan. Jika kita menolak bisiskan dari diri rendah, bisikan dari hawa nafsu, dan bisikan setan, maka bisikan dari malaikat akan datang kepada kita. Dan akhirnya akan datang bisikan dari Tuhan Kebenaran. Inilah tahap yang terakhir.

     

    “Apabila hatimu sehat dan baik, ia akan selalu bersikap kritis untuk menanyai setiap bisikan yang datang: Bisikan macam apa engkau ini? Dari sumber mana engkau datang? Mana bisikan itu akan mengatakan: Aku adalah bisikan anu dan anu ...”

     

    Di dalam nasihatnya, beliau juga mengingatkan: “Wahai anakku terkasih! Aku nasihatkan kepadamu agar bertakwa kepada Allah dan senantiasa takut untuk menyakiti hati-Nya. Aku juga menasihatkan kepadamu agar setiap saat engkau siap memenuhi kewajibanmu kepada kedua orangtuamu dan kepada orang-orang tua (masyâ’ikh), sebab Allah memandang dengan penuh keridhaan kepada hamba-Nya manakala memenuhi kewajiban itu. Engkau harus menjadi pengawal setia Kebenaran, baik ketika engkau sendirian maupun sedang berada bersama orang banyak.”

    Harga:Rp. 79.000,-»70.000,-
  • Mensucikan Jiwa, Terjemah Kitab Fathur Robbani karya Sultonul Auliya’ Syaikh Abdul Qadir Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Petuah Bijak|Tasawwuf

    Pencerahan jiwa, ketulusan kata-kata, kekayaan makna, akan Anda temukan di dalam buku ini. Sebuah maha karya wali Allah, Imam, dan ulama besar Syaikh Abdul Qadir Jailani

     

    Dengan membaca dan merenungkannya Ana akan mendapatkan pelajaran berharga tentang nilai nilai pensucian jiwa. Setelah itu, mudah mudahan jiwa menjadi tercerahkan, sehingga jiwa ini memperoleh manfaat berupa kedamaian, keselamatan dan kesejahteraan dalam mengarungi hidup di dunia

     

    Buku ini telah diterjemahkan ke banyak bahasa dan telah dibaca jutaan orang di seluruh dunia. Buku ini menjadi pegangan bagi orang orang yang ingin hatinya tenang dan damai, bagi orang yang ingin merasakan nikmatnya kebaikan

    Harga:Rp. 80.000,-
  • Menyingkap Rahasia Ilahi, Terjemah Kitab Sirrul Asror Karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Setiap hamba ingin dianugerahi “kenikmatan” untuk bisa menyingkap berbagai rahasia di alam raya. Buku karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani ini (Sirrul Asrar judul buku aslinya) merupakan satu di antara buku yang dianggap representative menyingkap semua tabir itu. Dengan ulasan komunikatif dan renyah, akan membawa kita hanyut menapaki “jejak-jejak” Tuhan yang terhampar luas di alam semesta dan di alam diri kita.

     

    Tidak dipungkiri bahwa kematangan seseorang dalam beribadah, bertindak-tanduk, seimbang antara ruhani dan jasmani, juga dalam menghadapi ujian dan rintangan, adalah jendela baginya untuk bisa melewati tangga-tangga kehidupan. Dengan semua itu, setiap Muslim dapat menyingkap segala rahasia kehidupan sehingga menjadi butir-butir kegembiraan.

     

    Bukankah setiap orang ingin menggapai ketenangan dengan spiritual yang ia salami selama hidupnya, lahir maupun batin? Semua terakumulasi dengan baik dalam buku ini. Salah satu karya monumental yang tidak lapuk di makan zaman dan telah menjadi rujukan pokok dalam dunia spiritualitas Islam. Bahkan hingga hari ini, nilai-nilai luhur buku ini masih terus dieksploitasi, dipelajarti, diteliti, dan dikembangkan dalam tatanan kehidupan sosial masyarakat Muslim.

     

    Syeikh Abdul Qadir al-Jailani (471-561 H /1077-1166 M), adalah ulama dan sufi besar kelahiran Jailan yang mencapai puncak spiritualnya di Baghdad. Ia berhasil memadukan antara syariat dan sufisme secara praktis-aplikatif. Syekh Abdul Qadir meniscayakan syariat sebagai syarat mutlak untuk meraih keselamatan di dunia dan akhirat, dan kunci penting untuk sampai pada kedekatan dengan-Nya.

    Harga:Rp. 60.000,-
  • Percikan Cahaya Ilahi – Petuah Petuah Syaikh Abdul Qadir Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Ketika hati diselimuti kegelapan, hanya 'percikan cahaya Ilahi' sajalah yang meneranginya. Ketika mata-hati telah dibutakan oleh nafsu dan hasrat telah menguasai jiwa, tak ada lagi yang bisa ditunggu selain kehancuran. Hati hanya bisa dibersihkan dengan cahaya tauhid. Jiwa akan merdeka bila selalu mengesakan Allah. Jika hati telah menjadi suci dan jiwa terbebaskan, maka keduanya akan terbang menuju ke haribaan Allah dan siap memperoleh kemenangan dari Ilahi (al-Fath ar-Rabbani) dan limpahan cahaya dari Tuhan yang Maha Pengasih (al-Faidh ar-Rahmani)

     

    "Jika kau masih takut dan berharap pada manusia, maka dia menjadi tuhanmu. Jika kau masih menghadapkan hatimu pada harta dunia, maka kau adalah budaknya, dan dia menjadi tuhanmu. Tak ada cinta yang paling abadi, kecuali cinta seorang hamba kepada Allah. Seorang pencinta tak akan meninggalkan kekasihnya, baik saat suka maupun saat derita."

     

    Buku yang berisi petuah-petuah dari pendiri dan pemuka tarekat Qadariyah ini, Syaikh Abdul Qadir Jailanim sangat penting bagi para penempuh jalan ruhani (salik) yang selalu mengharapkan kerindhaan Allah. Petuah-petuah dalam buku ini bisa dijadikan sebagai bimbingan yang sangat berharga dalam menapak jalan sufi, mencapai kebeningan hati, dan meniti tangga pengetahuan tentang Ilahi.

    Harga:Rp. 75.000,-»69.000,-
  • Perisai Ghaib - Shalawat, Dzikir, Doa-doa, dan Amalan

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Tidak seperti karya-karya Syaikh Abdul Qadir al-Jailani lainnya, buku ini tidak berbicara mengenai kewaspadaan terhadap dunia, tahap-tahap perjalanan spiritual atau keharusan menerima ketetapan Allah swt. Kali ini, Syaikh Agung lebih banyak “berbicara” melalui shalawat, doa, wirid dan hizib sebagai perisai ghaib kaum mukmin. Diantaranya:

     

    - Shalawat yang beliau beri nama Basya’irul Khairat (Kabar gembira mengenai berbagai kebaikan)

    - Doa Al-Isti’anah (Doa Tawassul kepada Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

    - Wirid Da’watul Jalalah

    - Rijalul Ghaib (Salam Syaikh kepada para wali Allah di alam ghaib)

    - Doa untuk menghilangkan rasa letih

    - Wirid subuh

    - Hizbun Nashr (Hizib untuk memohon pertolongan dalam menghadapi musuh)

     

    Selain hal di atas, ada sebuah bagian dari buku ini yang amat jarang kita jumpai pada karya-karya beliau lainnya yang menjadikan buku ini amat istimewa. Bagian itu adalah Risalah al-Ghautsiyyah, yakni sebentuk dialog antara Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dengan Allah swt melalui ilham qalbi atau kasyf ma’nawi. Di situ Allah menerangkan berbagai hal tentang rahasia alam Nasut, malakut, jabarut dan lahut, juga mengenai hakikat kefakiran, surga dan neraka, kedekatan dengan Allah, puasa, shalat dan mengenai hamba-hamba Allah yang didekatkan kepada-Nya.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 44.000,-
  • Rahasia Besar Sang Guru Besar – Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Diantara hati manusia terdapat hati yang menyala karena rasa cinta kepada Allah swt, membara oleh cahaya-Nya, dan mengambil cahaya pengetahuan dari Rasulullah saw yang dibangun dengan dua pilar, pertama: hukum-hukum Allah dan kepatuhan kepadaNya berdasarkan tuntunan Rasulullah saw, dan kedua, rahasia-rahasia dan saripati hukum-hukum tersebut, yaitu roh keikhlasan dan cahaya yang mengantarkan kepada keindahan Allah swt, mengenalkan kesempurnaan, keagungan, dan kekuasaan-Nya.

     

    Hari yang menyala dan membara itu adalah hati para sufi sejati yang telah menempuh jalan wushul (persatuan) dengan Allah dengan cara mengibarkan diri kepada perintah-perintahNya dan mematuhi semua perintah RasulNya. Dengan demikian tasawwuf bukan penyimpangan dan syari’at dan bukan pula pelanggaran terhadap larangan-larangan, melainkan laksana jiwa bagi tubuh.

     

    Untuk sampai kepada Allah swt, harus melewati tiga alam: alam malakut, alam jabarut dan alam lahut. Masing-masing alam memiliki cara pencapaian, roh, dan eksistensi sendiri. Alam yang dicapai oleh seseorang dan kedekatannya dengan Allah berkat keikhlasan serta dzikirnya akan sebanding dengan awbah (beranjak dari diri sendiri menuju Allah) dan taubah (beranjak dari dosa-dosa besar kepada kepatuhanya).

     

    Oleh karena itu, rahasia-rahasia yang tersembunyi di dalam jiwa yang merdeka dan hati yang suci setiap sufi yang sejati dengan Tuhanya adalah berbeda-beda.

     

    Buku ini berisi penjelasan tentang jalan wushul (sampai/bersatu) dengan Allah bagi orang yang menginginkannya, juga tentang misteri yang tersembunyi di dalam hati para sufi sejati yang suci serta cahaya yang menyala di dalam jiwa mereka yang merdeka.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 39.000,-
  • Raihlah Hakikat, Jangan Abaikan Syariat - Adab Perjalanan Spiritual Syaikh Abdul Qadir al-Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Dalam buku ini pembaca akan menemukan bahwa Imam al-Jailani r.a. senantiasa menekankan satu prinsip yang paling mendasar, yakni bahwa puncak tujuan hanya bisa dicapai melalui jalan syariat. Dengan demikian, hukum-hukum syariat dan akidah kaum salaf, dalam pandangannya, merupakan lubuk sekaligus ufuk tasawuf.

     

    Menurut Imam al-Jailani seseorang bisa disebut sebagai ahl-al-haq wa al-wusul hanya jika lahirnya berpegang teguh pada syariat yang benar, baik perintah maupun larangan dan batinnya senantiasa bertindak sesuai bashirah. Dengan bashirah itulah ia senantiasa melihat teladannya, yakni Rasulullah saw, sehingga pada posisinya kemudian, Nabi saw menjadi perantara antara Allah Ta’ala dengan ruhani serta jasmaninya. Dari keadaan ini ia akan mendapatkan petunjuk bagi dirinya dan bagi murid-murid yang menempuh jalan spiritual sehingga mereka melakukan perjalanan spirtualnya tidak dalam keadaan buta. Pada posisi inilah terdapat tanda-tanda keistimewaan yang hanya bias ditemukan oleh sedikit orang

    Harga:Rp. 45.000,-
  • Sirrul Asrar (Rahasia Dari Semua Rahasia), Terjemah Oleh Habib Noval Alaydrus

    Karya Habib Novel Alaydrus|Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani

    Muhyiddin Syaikh Abdul Qadir Al Jilani Ra, yang semenjak bayi tidak mau minum ASI sang ibu di siang hari Ramadhan, memiliki banyak karya yang bernilai tinggi. Sirrul Asrar merupakan salah satu karya yang bernilai tinggi. Kendati tidak terlampau tebal, buku ini sarat dengan mutiara ilmu yang membuat kita menyadari darimana kita berasal dan kemana kita harus melangkah.

     

    Melalui bukunya ini, Sang Syaikh Rahimahullah memaparkan secara gamblang jalan ruhani menuju kebahagiaan sejati, Beliau Rahimahullah berkata :


    “Tempuhlah jalan orang –orang saleh dan kembali kepada tuhan kalian bersama kafilah ruhaniyah. Sebab, tidak lama lagi jalan itu akan ditutup, dan kalian tidak akan menemukan teman perjalanan menuju negeri asal. Kita datang kedunia yang rendah ini bukan untuk bersantai-santai, dan bukan pula untuk makan dan minum serta memuaskan diri dengan keinginan-keinginan buruk nafsu” 

    Harga:Rp. 65.000,-»55.000,-
  • Sirrul Asrar, Hakikat Segala Rahasia Kehidupan – Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Seperti apakah rahasia yang ada di balik rahasia? Mungkinkah manusia menyingkap rahasia dan yang di balik rahasia? Bagi para hamba Allah sejati, tutur Syekh Abdul Qadir, tak ada lagi rahasia karena semua tabir telah terangkat. Mereka telah mencapai maqam penyaksian (musyahadah).


    Sirr al-Asrâr—judul asli buku ini—hadir untuk menuntun kita menapaki jalan-jalan yang sunyi menuju rahasia dan yang di balik rahasia. Syekh Abdul Qadir membawa kita menelusuri jejak-jejak Tuhan yang terhampar di alam semesta dan di dalam diri kita; mengarahkan kita menuju kedalaman hakikat dan menyatu dengan Sang Hakikat. Ajaran-ajaran dasar Islam—shalat, puasa, zakat, dan haji—dikupas kedalaman maknanya dan keeratan hubungannya dengan kehidupan kita sehari-hari.

     

    Disertai panduan shalat-shalat sunnah dan zikir-zikir penyejuk kalbu, buku ini akan memandu kita meraih hakikat kelembutan, mencapai keikhlasan, dan menghampiri Sang Kekasih Yang Mahasuci. Prinsip-prinsip spiritualitas Islam diulas secara lugas. Meski banyak ulama yang menulis karya-karya sufistik, Syekh Abdul Qadir al-Jailani memaparkan jalan ruhani ini secara lebih gamblang dan dapat dicerna oleh khalayak luas.


    Karena itu pula buku ini dipandang sebagai jembatan antara dua karyanya yang terkenal, Ghunyat al-Thâlibîn (Bekal Para Pencari), yang merupakan panduan menjadi muslim yang saleh, dan Futûh al-Ghayb (Penyingkapan Kegaiban), ceramah-ceramahnya mengenai tema-tema spiritual. Tanpa melalui Sirr al-Asrâr, orang takkan mampu memahami Futûh al-Ghayb. Sirr al-Asrâr merupakan gerbang menuju kota ilmu tersebut.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 25.000,-»25.000,-
  • Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Kisah Hidup Sultan Para Wali dan Pesan Yang Menghidupkan Hati

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani

    Buku ini menguntai petikan nasihat-nasihat Syekh Abdul Qadir Al Jailani yang terekam dalam karya beliau: al-Fath al-Rabbani dan Futuh al-Ghayb. Isinya menyapa langsung sanubari kita. Laksana taman hikmah, buku ini bisa Anda kunjungi kapan saja dan di halaman mana saja.


    Sederhana tetapi mengena. Begitulah aroma keunikan pesan, dialog, dan perumpamaan dalam buku ini. Syekh Abdul Qadir al-Jailani bukan sekadar karamah yang dipuja. Ia justru menjadi lambang kejujuran dan ilmu pengetahuan.

     

    Al-Jailani dihormati oleh ulama dan para zahid pada masanya. Ia memiliki banyak keutamaan dan karamah. Ia juga memiliki pendapat yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu makrifat yang sesuai dengan sunnah.

    Harga:Rp. 35.000,-»30.000,-
  • Tafsir Al-Jaelani , Syekh Abdul Qadir Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani

    Pembuka Pintu Ilahi dan Kunci-Kunci Kegaiban yang Menjelaskan Kalimat-Kalimat Al-Qur'an Beserta Hikmah-Hikmahnya.

     

    Ini bukanlah tafsir pada umumnya - sebagaimana yang sudah pernah Anda baca, kitab ini lebih merupakan inspirasi-inspirasi dan isyarat-isyarat yang mendenyutkan kehidupan, ruh, dan gerakan yang mengalir dari hati seorang hamba yang selalu berhubungan dengan Allah. perasaan itu menguasai seluruh gerakan anggota tubuh dan hatinya yang diam, yang merasa tenang di sisi Allah. Inilah ekspresi tentang berbagai macam perasaan, emosi, gerakan ketenangan, inspirasi, isyarat, dan limpahan cahaya.

     

    "Wahai saudara-saudaraku, semoga Allah mengekalkanmu; janganlah kalian mencelaku karena sesuatu yang aku miliki dan jangan pula merendahkanku karena sesuatu yang menjadi tujuanku. Sebab di antara bentuk sunnatullah adalah menampakkan sesuatu yang tersamar dalam ilmu-Nya dan mengeluarkan sesuatu yang tersembunyi dalam kegaiban-Nya.

     

    Allah berhak melakukan apa pun yang dia kehendaki dan menghukumi sesuatu yang Dia inginkan. Tiada daya maupun kekuatan kecuali milik-Nya, dan kenikmatan apa pun yang berada di tanganmu, maka itu berasal dari-Nya, Dialah yang mengatakan kebenaran dan Dia pula yang memberi petunjuk menuju jalan yang lurus"  (Syekh Abdul Qadir Jaelani)

    Harga:Rp. 65.000,-
  • Terjemah Al-Ghunyah Li Thalibi Thariq Al-Haq ‘Azza Wa Jalla

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Mendirikan ibadah adalah kewajiban bagi setiap muslim/muslimah, sebab ibadah tidak hanya bermakna sebagai pengabdian makhluk pada Sang Khalik, tetapi sekaligus mampu menumbuhkan kecerdasan spiritual dan emosional bagi pelakunya. Itulah sebabnya para ahli ibadah selalu hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan. Namun sekarang ini, sungguh sangat langka muslim/muslimah yang mampu mereguk manfaat dari ibadah-ibadahnya sendiri. Shalat, puasa, zakat, haji, wudhu, thaharah, dll., seperti tak berarti apa-apa lagi bagi kehidupannya. Mengapa itu bisa terjadi?

     

    Untuk mengatasi kegagalan meraih manfaat-manfaat ibadah tersebut,  bacalah kitab monumental karya tokoh sufi paling disegani bergelar Sultonul Auliya, Syekh Abdul Qodir al-Jailani, pendiri Tarekat al-Qodiriyah. Dengan gaya tutur yang sejuk dan kaya hikmah, beliau menyingkapkan pada kita segala rahasia maha dahsyat di balik segenap amal ibadah kita.

     

    Siapa pun Anda, dengan membaca buku ini, insya Allah akan memperoleh panduan praktis bagaimana cara beribadah yang khusyuk, agar Anda bisa segera merasakan sejuknya telaga cinta dan air mata sang kekasih Allah.

    Harga:Rp. 75.000,-
  • Terjemah Jala Al-Khathir, Syeh Abdul Qodir Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Pernahkah suatu ketika Anda berdoa, kemudian doa tersebut belum terkabulkan, lantas Anda marah, kecewa, dan menggerutu kepada Allah Swt.? Seberapa sering hati Anda terasa “panas” saat melihat tetangga Anda membeli mobil baru, misalnya? Pernahkah Anda merasa bahwa ibadah Anda lebih baik dari orang lain?


    Jika Anda masih mengalami hal-hal semacam itu, sudah saatnya Anda memeriksakan hati Anda agar dapat dibersihkan dari kotoran-kotoran yang dapat menghalangi Anda merasa hadir di hadapan Allah Swt. Apabila kaca tidak pernah dibersihkan maka akan tertutup oleh debu dan kotoran lainnya. seperti itulah gambaran hati manusia.


    Anda tidak usah bingung mencari cara membersihkan hati Anda. Kini telah hadir di hadapan Anda, sebuah buku yang berisi petuah-petuah penuh hikmah dari sosok yang sudah dikenal kewaliannya di seantero dunia, yakni Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Banyak ulama dan wali yang mengaguminya. Ia merupakan pemimpin para wali, sulthan al-Auliya’, ahli di bidang syariah dan tasawuf.. Jika Anda membaca dan merenungi setiap kata yang tertulis di dalam buku ini, insya Allah Anda dapat menemukan banyak ilmu dan hikmah yang dapat menyinari hati yang terasa sumpek serta menyirami jiwa yang kering kerontang. Selain berisi nasihat, buku ini juga dilengkapi dengan wirid keseharian Syekh Abdul Qadir al-Jailani. 

    Harga:Rp. 85.000,-
  • Terjemah Kitab Adab as-Suluk wa at-Tawassul ila Manazil al-Muluk, Pedoman Suluk dan Tawasul Menggapai Wajah Ilahi karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Masihkah kita membutuhkan Allah Swt. dalam kehidupan ini? Masihkah kita meyakini dan mengimani kekuasaann-Nya, kasih-sayang-Nya, anugerah-anugerah-Nya (berupa kesehatan, rezeki, keturunan) dan balasan-balasanNya kelak di negeri akhirat?

     

    Niscaya, semua umat muslim seketika menjawab, “Tentu saja, kami iman pada-Nya...” Tetapi, faktanya, mengapa justru kita lebih sering mengabaikan-Nya, melupakan-Nya, dan hanya menyebut-Nya di kala hidup ditimpa bencana, hati dirundung gelisah, usaha didera masalah, keluarga menghadapi musibah, keinginan jauh dari perwujudan, atau tubuh tengah digerogoti penyakit yang mengancam jiwa?

     

    Kita lebih terlalu sering menganggap-Nya tiada, tak bermakna bagi kehidupan kita di kala kita bahagia, sukses, dan jaya. Lalu, sontak kita bersujud pada-Nya di kala kita didera masalah dan musibah hidup. Kita hanya ingat pada-Nya di kala kita susah! Kita sungguh telah sangat sering lancang pada-Nya! Mengapa ini terjadi? Sebab kita belum mampu menghadirkan Wajah Ilahi di relung jiwa kita, agar hati dan ruhani kita senantiasa berada dalam keteguhan spiritual yang ikhlas dan suci. Itu semua adalah tanda-tanda kegagalan hakiki kita untuk menjadi kekasih-Nya.

     

    Duhai muslim dan muslimah, buku suluk dan tawasul warisan Syekh Abdul Qadir al-Jailani ini hadir untuk mengingatkan diri kita semua agar segera kembali ke jalan-Nya, yang hanya kepada-Nya kita memohon dan menyembah. Suluk (jalan) dan tawasul (panduan) ini siap menghantarkan setiap kita untuk mampu menghadirkan Wajah Ilahi dalam kehidupan kita, agar kita bisa menjadi Kekasih Allah, meraih ridha dan kasih-Nya.

     

    Bukankah setiap kita sangat mendambakan panggilan merdu Sang Kekasih: “Wahai Jiwa-jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhan-mu dengan ridha dan diridhai, masuklah ke dalam golongan (kekasih) hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku…”

    Harga:Rp. 69.000,-»65.000,-
  • Terjemah Kitab Fathur Rabbani – Syekh Abdul Qadir Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Pencerahan jiwa, ketulusan kata-kata, kekayaan makna, akan anda temukan di dalam buku ini. Sebuah maha karya wali Allah, Sultonul Auliya, Al Imam Syaikh Abdul Qadir Jailani. Dengan membaca dan merenungkannya Anda akan mendapatkan pelajaran berharga tentang nilai-nilai pensucian jiwa. Setelah itu, mudah-mudahan jiwa menjadi tercerahkan, sehingga jiwa ini memperoleh manfaat berupa kedamaian, keselamatan dan kesejahteraan dalam mengarungi hidup di dunia.

     

    Buku ini diterjemahkan dari salah satu karya As Syaikh Abdul Qadir Jaelani yaitu Kitab Fathul Rabbani. Buku ini telah diterjemahkan ke banyak bahasa dan telah dibaca jutaan orang di seluruh dunia. Buku ini menjadi pegangan bagi orang-orang yang ingin hatinya tenang dan damai, bagi orang yang ingin merasakan nikmatnya kebaikan.

    Harga:Rp. 85.000,-»79.000,-
  • Warisan Teragung Sang Guru Besar Terjemah Kitab Futuh Al Ghaib karya Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Tujuan Allah Swt menciptakan manusia adalah untuk beribadah kepadaNya, sayangnya sebagian mereka justru berpaling dariNya, bahkan menyembah dunia. Faktanya kehidupan dunia hanya sementara, ia adalah tempatnya ujian dan cobaan. Dunia ibarat ladang untuk menanam kebaikan, adapun hasilnya akan dipetik di kehidupan akhirat.

    Seyogyanya manusia harus menjadikan akhirat sebagai modal utama, sedangkan dunia sebagai keuntungannya. Ia wajib mengutamakan waktunya untuk akhirat. Selebihnya, barulah ia gunakan untuk mencari dunia dan penghidupan. Namun yang terjadi adalah sebaliknya: dunia dijadikan sebagai modal utama, dan akhirat sebagai keuntungan. Selebihnya, barulah ia gunakan untuk mencari akhirat, seperti menunaikan shalat, puasa, dan berbagai kewajiban lain yang hanya bertujuan untuk mengugurkan kewajiban semata. Ini terjadi karena manusia yang seharunys mengendalikan sebaliknya ia dikendalikan oleh jiwa, hawa nafsu, dan setan yang senantiasa membujuk dan menggodanya agar mau menempuh jalan kesesatan yang justru menghasilkan kesengsaraan di dunia dan di akhirat.

    Siapapun yang menginginkan keselamatan. Ia harus menjauhi jalan setan dan hawa nafsu, bersabar dan ridha saat menghadapi cobaan, tidak mengeluh kepada makhluk, hanya memohon kepada Allah Swt, senantiasa mentaatiNya, menunggu kelapangan dariNya, dan mencurahkan tenaga untuk beribadah kepadaNya. Sebab Dia lebih baik dari siapapun termasuk semua makhlukNya. LaranganNya adalah pemberian, hukumanNya adalah kenikmatan, cobaanNya adalah obat, janjiNya adalah kritik, perkataanNya adalah perbuatan, dan kehendakNya adalah perkataan dan perintahNya. Ketika Dia menghendaki sesuatu, Dia tinggal berkata “Jadilah” maka terjadilah apa yang dikehendakiNya.

    Inilah buku penuntun bagi jiwa untuk selalu taat. Ia laksana setitik caaya yang berada di tengah belantara kegelapan hati. Ia juga mengajak siapapun Anda yang menginginkan Allah dan selalu berada di jalanNya.

    Harga:Rp. 40.000,-»36.000,-
  • Wasiat Terbesar Sang Guru Besar – Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Sang pemilik ma`rifah (pengetahuan keagamaan) dan thariqah (jalan menuju kebahagiaan) ini adalah sosok paling dominan di jajaran para auliya. Sultan al-Auliya` yang disandangnya adalah buah keimanan dan keilmuan tertinggi pada dirinya. Mengapa tidak, tanda-tanda kewaliannya telah tampak semasa dalam penyusunan ibunya.

     

    Jejak hidup beliau memperlihatkan sebuah kemuliaan seorang hamba yang tidak hanya `abid tetapi juga alim dalam tafsir, hadits, fiqih, usul fiqih, nahwu, dan lain-lain. Tak diragukan lagi, beliau lahir dan besar sebagai guru besar dimasanya juga guru besar kita semua.

     

    Karya `emas` yang langka ini sangat pantas dimiliki, didalamnya sarat akan pengetahuan dan petunjuk-petunjuk kebenaran yang bertumpu pada fiqih dan syari`ah dan tasawuf yang bersandar pada pengalaman dan kesadaran rohani. Lembaran-lembaran wasiat ini akan memandu kita dalam melaksanakan legalitas titah keagamaan, sekaligus mengisi ruang inti batin. Kesemuanya bertujuan untuk mewujudkan kehidupan agama yang ideal.

     

    “Makluk adalah tabir penghalang bagi dirimu, dan dirimu adalah tabir penghalang bagi Tuhammu. Selama kamu melihat makhluk, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat dirimu dan selama kamu melihat dirimu, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat Tuhanmu” Syekh Abdul Qodir Jaelani

    Harga:Rp. 45.000,-
  • Halaman: 1