Kristologi

  • Halaman: « Kembali 1 2
  • Siapakah Yang Dikurbankan Ishak Atau Ismail, Insan LS Mokoginta

    Kristologi

    Menurut umat Kristiani, Ishak yang dikurbankan oleh Abraham. Tapi menurut umat Islam, adalah Ismail. Jika Tuhan (Allah) yang sama yang mewahyukan kedua kitab suci tersebut, mengapa terjadi perbedaan?

     

    Apabila yang tertulis di Alkitab benar, maka yang tertulis di Al-Qur’an pasti salah. Demikian sebaliknya, jika yang terulis di dalam Al-Qur’an benar, maka yang di Alkitab pasti salah. Benar dua-duanya, pasti mustahil. Salah dua-duanya tidak mungkin. Benar pasti salah satu. Nah mana yang benar, Al-Qur’an ataukah Alkitab?

     

    Sungguh, mengejutkan bagaimana membuktikan, yang benar adalah Al-Qur’an, walaupun menggunakan ayat-ayat Alkitab ( Bible) itu sendiri!

    Harga:Rp. 12.000,-
  • Silsilah Nabi Muhammad Versus Yesus, Insan LS Mokoginta.

    Kristologi

    Umat Kristiani sering mengatakan bahwa menurut Alkitab leluhur Yesus lebih mulia dari leluhur Nabi Muhammad Saw. Alasannya karena leluhur Nabi Muhammad Saw [Ismael dan ibunya Siti Hajar berasal dari budaknya Sara, istri pertama Abraham]. Ratusan tahun opini buruk tersebut telah mendunia. Sungguh luar biasa.

     

    Penulis buku ini, Insan LS Mokoginta, seorang mantan Kristen dengan menggunakan Alkitab/Bible mereka sendiri, membuktikan tuduhan tersebut tidak berasalan, malah berbalik 18O derajat. Hampir tidak dapat dipercaya, justru menurut Alkitab/Bible, para leluhur Yesuslah yang bermasalah bahkan tergolong berasal dari keturunan pezina yang penuh dengan noda noda hitam. 

    Harga:Rp. 20.000,-
  • The Choice - Dialog Islam Kristen, karya Syekh Ahmed Deedat

    Kristologi

    Syekh Ahmed Deedat merupakan dai dan kristolog terkemuka dunia, melalui tangannya sudah ribuan orang yang menjadi muslim. Bagi tokoh – tokoh Nasrani Internasional, baik yang suka maupun yang membecinya, begitu heran akan kemampuan Ahmed Deedat  dalam menangkap pesan-pesan ajaran Islam dan Kristen.Bahkan kemampuan memahami Bibel jauh di atas pendeta sekalipun.

    Tidak Heran di pentas perdebatan teologi Islam dan Kristen, Nama Ahmed Deedat menjadi paling terkemuka. Padahal Deedat hanya seorang imigran yang miskindari India, yang kemudian menjadi warga kelasdua di negeri Afrika Selatan  yang kala itu masih rasialis. Dalam karya terbesarnya ini, THE CHOICE , Ahmed Deedat berhasil memperoleh penghargaan dari King Faishal Award, semacam hadiah Nobel dari Pemerintah Saudi Arabia.

    Buku ini pula telah sukses dan beredar luas di berbagai benua dan telah di cetak puluhan kali dengan oplah ratusan ribu hingga jutaan eksemplar.

    Harga:Rp. 84.000,-
  • Halaman: « Kembali 1 2