Tasawwuf

  • Halaman: « Kembali 1 2 3 4 5 6
  • Wasiat Para Wali dan Shalihin - Kumpulan Wasiat dan Nasehat Para Wali dan Shalihin

    Petuah Bijak|Tasawwuf

    Tiada kalimat yang patut di dengar atau dibaca setelah Al-Qur'an dan Hadist Nabi SAW, kecuali ucapan atau kalimat ikhlas yang keluar dari para wali dan shalihin.

    Buku ini berisi kumpulan wasiat para wali dan shalihin. Disusun oleh seorang imam besar, al-Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad. Isinya sungguh luar biasa bermanfaat. 

    Dimulai dari wasiat tentang taqwa, sabar, syukur, ikhlas dan seterusnya. Dengan mengamalkan isinya insya Allah kita bisa meraih kedudukan tinggi di sisi Allah layaknya para wali dan shalihin.
    Harga:Rp. 45.000,-»40.000,-
  • Wasiat Terbesar Sang Guru Besar – Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

    Karya Syeikh Abdul Qodir al-Jaelani|Tasawwuf

    Sang pemilik ma`rifah (pengetahuan keagamaan) dan thariqah (jalan menuju kebahagiaan) ini adalah sosok paling dominan di jajaran para auliya. Sultan al-Auliya` yang disandangnya adalah buah keimanan dan keilmuan tertinggi pada dirinya. Mengapa tidak, tanda-tanda kewaliannya telah tampak semasa dalam penyusunan ibunya.

     

    Jejak hidup beliau memperlihatkan sebuah kemuliaan seorang hamba yang tidak hanya `abid tetapi juga alim dalam tafsir, hadits, fiqih, usul fiqih, nahwu, dan lain-lain. Tak diragukan lagi, beliau lahir dan besar sebagai guru besar dimasanya juga guru besar kita semua.

     

    Karya `emas` yang langka ini sangat pantas dimiliki, didalamnya sarat akan pengetahuan dan petunjuk-petunjuk kebenaran yang bertumpu pada fiqih dan syari`ah dan tasawuf yang bersandar pada pengalaman dan kesadaran rohani. Lembaran-lembaran wasiat ini akan memandu kita dalam melaksanakan legalitas titah keagamaan, sekaligus mengisi ruang inti batin. Kesemuanya bertujuan untuk mewujudkan kehidupan agama yang ideal.

     

    “Makluk adalah tabir penghalang bagi dirimu, dan dirimu adalah tabir penghalang bagi Tuhammu. Selama kamu melihat makhluk, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat dirimu dan selama kamu melihat dirimu, selama itu pula kamu tidak akan dapat melihat Tuhanmu” Syekh Abdul Qodir Jaelani

    Stok Habis
    Harga:Rp. 45.000,-
  • Yang Mengenal Dirinya Yang Mengenal Tuhannya – Terjemah Kitab Fihi Ma Fihi – Syekh Jalaluddin Ar Rumi

    Tasawwuf

    DALAM Islam, Tuhan dimaknai sebagai sesuatu yang bersifat transenden. Dalam hal ini, kaum sufi sepakat sepenuhnya. Mereka berkata “Dengan rupa apa pun engkau membayangkan Tuhan, Dia tetap berbeda dari bayanganmu.” Namun, pada saat yang sama, mereka juga meyakini bahwa Tuhan juga bersifat immanen, selalu ada di dalam semua ciptaan-Nya. Bahkan, mustahil bagi manusia untuk mengetahui Tuhan, kecuali melalui ciptaan-Nya.


    Menurut kaum sufi, ciptaan yang paling dekat dan paling mudah untuk mengantar kepada pengenalan Tuhan adalah diri manusia sendiri. Karena itulah Rasulullah bersabda “Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya.”


    Syekh Jalaluddin Ar Rumi, yang terkenal dengan puisi-puisi sufistiknya, menyusun sebuah buku Yang Mengenal Dirinya, Mengenal Tuhannya, berisi petuah-petuah sufistik yang luar biasa indah dan sangat dalam maknanya. Jika Matsnawi dianggap sebagai karya puisi terbaik, maka buku Yang Mengenal Dirinya, Mengenal Tuhannya, yang edisi bahasa Arabnya berjudul Fîhi ma Fîhi adalah karya terbaik terbaik Syekh Jalaluddin Ar Rumi


    Lewat buku ini, kita seolah sedang bertatap muka dengan Maulana Rumi, berbincang-bincang dan diajak untuk merenungi hakikat eksistensi. Ia memberi ragi bagi pencarian bentuk eksistensi kita sebagai manusia. Buku ini nampak tersusun sebagai sebuah petunjuk (risalah) bagi para penempuh jalan sufi, sehingga bab demi babnya terasa sebagai sebuah kurikulum yang tersusun rapi.

    Harga:Rp. 69.000,-»65.000,-
  • Halaman: « Kembali 1 2 3 4 5 6